pariwisata kota probolinggo

DPC PDIP Turba ke Ranting

  Dibaca : 150 kali
DPC PDIP Turba ke Ranting
bersihkan tmp
space ads post kiri

* Konsolidasi Dengan Masyarakat Paling Bawah

PDIP Kota Probolinggo turun kebawah menjaring aspirasi dengan melakukan konsolidasi partai dari ranting ke ranting. Kegiatan ini dilakukan oleh Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo Haris Nasution bersama pengurus harian partai, Ketua PAC dan Ketua Ranting PDIP Kelurahan setempat yang ketempatan.

Haris Nasution Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo (paling kanan) saat konsolidasi turun ke ranting ranting

Haris Nasution Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo (paling kanan) saat konsolidasi turun ke ranting ranting (sg)

Rabu malam (20/1) Haris Nasution bersama Pengurus Partai turba melakukan konsolidasi di Ranting Kanigaran di jalan Walikota Gatot Kota Probolinggo.

“Konsolidasi dengan turba langsung ke ranting ini sudah merupakan program partai untuk 5 tahun kedepan semenjak saya terpilih menjadi ketua DPC pada tahun 2015. Kegiatan ini rutin dilakukan 4 bulan sekali dengan tujuan ingin mendapat masukan, saran dan kritik dari masyarakat ditingkat paling bawah. Konsolidasi tidak semata – mata untuk mengajak seseorang untuk masuk PDIP,” ujar Haris Nasution.

Lebih lanjut Haris Nasution mengatakan, konsolidasi partai dengan turba ketingkat ranting ini disamping menjaring aspirasi masyarakat juga mensosialisasikan peran parpol kepada masyarakat paling bawah agar mengetahui bahwa Pemerintahan di Kota Probolinggo ini ada dua lembaga, yaitu Walikota dan DPRD, ungkapnya.

“Satu bulan setelah melakukan konsolidasi, bersama tiga pilar (DPR, Ekskutif dan DPC) membahas hasil konsolidasi partai”, kata Haris Nasution menambahkan.

Dalam konsolidasi tersebut ada beberapa warga setempat, diantaranya Taufik warga RT.03 RW.06 Kelurahan Kanigaran menyampaikan kepada Haris Nasution bahwa RSUD. Dr.Moh Saleh dalam melayani pasien kurang maksimal, karena pihak RSUD mengedepankan urusan administrasi dulu.

“Perawat mengenyampingkan tindakan melakukan pertolongan kepada pasien kalau administrasi belum selesai,” ungkapnya.

Menanggapi apa yang dikatakan warga tersebut, Haris Nasution akan menyampaikan kepada DPRD untuk melakukan sidak ke RSUD. Dr. Moh Saleh, dan kepada warga yang hadir dalam konsolidasi Haris Nasution memberitahukan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo ini sudah mengucurkan anggaran sebesar Rp.3,5 Milliar untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang tidak mampu melalui program BPJS.

“Kita harus tunduk kepada UUD-1945, Rumah sakit tidak boleh menolak pasien karena pasien orang tidak mampu. Kalau alasannya klas III penuh klas diatasnya, Klas II atau Klas I bisa ditempati. Karena urusan wajib Pemerintah itu ada dua: Pendikan dan Kesehatan”, ujar Haris Nasution menandaskan. (sg)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional