pariwisata kota probolinggo

Hutan Mangrove, Wisata dan Cegah Abrasi

  Dibaca : 433 kali
Hutan Mangrove, Wisata dan Cegah Abrasi
bersihkan tmp
space ads post kiri

Objek wisata mangrove di Pantai Randutatah di Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo mulai diminati wisatawan lokal. Antusiasme pengunjung ditanggapi pengelola wisata mangrove dengan melakukan sejumlah perbaikan fasilitas.

PANTAI Randutatah yang dijadikan wisata mangrove di Kabupaten Probolinggo. (mus)

PANTAI Randutatah yang dijadikan wisata mangrove di Kabupaten Probolinggo. (mus)

Ditemui Memo X, Minggu, (24/1) Aziz, pengelola wisata mangrove mengatakan, mulai membenahi infastruktur bagi kemajuan wisata mangrove. Selama ini fasilitas yang disediakan untuk pengunjung di antaranya, kamar mandi. Selain itu, sebuah bangunan gapura wisata mangrove telah dibangun dua tahun lalu.

Disinggung dana pembangunan infrastruktur, Aziz mengaku, mendapatkan kucuran dana dari perusahaan pembangkit listrik di PLTU Paiton. “Awalnya kami membangun wisata mangrove karena peduli terhadap lingkungan. Karena sebelum ada wisata mangrove, pinggiran Pantai Randutatah sering mengalami abrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Farid, salah seorang pengunjung wisata mangrove asal Desa Bulu , Kraksaan mengaku, ia bersama keluarganya sering berekreasi di wisata mangrove Randutatah. Farid berharap, pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap wisata mangrove agar bisa dinikmati warga Probolinggo.
“Kalau fasilitas di wisata mangrove makin lengkap, kami tidak akan segan-segan berkunjung ke sini,” ujarnya.

Farid menambahkan, pantai yang bersih dan panjang, serta tanaman mangrove yang tumbuh di atas lahan puluhan hektar menjadikan pengunjung cukup betah berlama-lama. Apalagi untuk masuk para pengunjung tak dipungut biaya alias gratis.(mus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional