pariwisata kota probolinggo

Data Kemiskinan Dipertanyakan

  Dibaca : 536 kali
Data Kemiskinan Dipertanyakan
space ads post kiri

* Dewan Minta Up Date Data Lagi

Data jumlah warga miskin di Kota Probolinggo kembali dipertanyakan. DPRD Kota Probolinggo menuding Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo tidak valid mendata warga miskin.

“Bukan tanpa dasar. Saat kami reses kemarin, banyak pertanyaan tentang alasan tidak terdatanya warga miskin di kota dengan benar. Dari 30 orang, pertanyaannya sama soal data warga miskin,” kata Agus Riyanto dari Fraksi PDIP.

Parahnya lagi, lanjut Agus, minimnya akurasi data ini, berdampak terhadap sasaran bantuan untuk keluarga miskin.

“Bantuan pemerintah sering kali dikeluhkan. Ya karena salah sasaran. Masak justru pegawai negeri terima bantuan. Sementara warga miskin terlewati,” ujarnya.

Politisi asal Kelurahan Jati itu menilai, data penduduk miskin yang dikeluarkan BPS tahun 2011 dan 2014 tidak bisa lagi digunakan sebagai patokan untuk menggelontorkan bantuan.

“Harus di-update. Itu kan data lama,” ujarnya dalam acara hearing bersama BPS, Bappeda, Dinsos, dan Kantor Pemberdayaan Masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kepala BPS Kota Probolinggo, Syaiful Rahman tak menampik persoalan di lapangan. Namun ia memastikan, data warga miskin 2011 dan 2014, masih relevan digunakan.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional