pariwisata kota probolinggo

Jembatan Randumerak Akhirnya Dioperasikan

  Dibaca : 460 kali
Jembatan Randumerak Akhirnya Dioperasikan
JEMBATAN Randumerak di jalur Pantura Kabupaten Probolinggo (mus)
space ads post kiri

* Menelan Dana Rp 13 Miliar dari APBN

Sempat tertunda, jembatan Randumerak di Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo akhirnya dioperasikan.

Jembatan di jalur Pantura yang direhab dengan dana APBN sekitar Rp 13 miliar itu dalam pengerjaannya sempat ambruk dan menewaskan seorang tukang batu.

Polres Probolinggo pun sempat menyelidiki ambrolnya tanah di kaki jembatan itu. Akibat kasus tersebut, pemerintah akhirnya memberikan tambahan waktu 50 hari bagi rekanan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

“Syukurlah, meski sempat molor penyelesaiannya, Jembatan Randumerak yang baru bisa dioperasikan, Selasa (26/1) lalu,” ujar Tatik (45), warga Randumerak, Jumat (29/1).

Keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena sebagai penghubung di jalur jalan nasional Probolinggo-Situbondo.

Data yang dihimpun Memo X, proyek Jembatan Randumerak seharusnya selesai, Desember 2015 lalu. Sehingga di awal Januari 2016, jembatan itu bisa dioperasikan.

Dihubungi terpisah Kaur TU PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Wilayah Probolinggo, Sony mengatakan, pengoperasian Jembatan Randumerak menunggu kepastian tanggal dari pemerintah.

Namun selama belum dioperasikan, pihaknya sempat memasang rambu lalulintas agar kendaran tidak melintasinya.

“Kami sudah memberikan police line agar kendaraan tidak melintas di Jembatan baru Randumerak. Kalau kemudian muncul kecelakaan lalulintas sebelum jembatan dioperasikan, kami tidak ingin disalahkan,” ujar Sony.

Seperti diketahui, sebuah truk bermuatan minuman yang dikemudikan Subiyanto (62) asal Situbondo, terguling sebelah barat Jembatan baru Randumerak, Rabu (13/1) lalu. Dalam kecelakaan tunggal itu tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. 

Subiyanto mengaku, truk  bernomor polisi (Nopol) N 8203 UT yang ia kemudikan mengangkut minuman dari Beji, Kabupaten Pasuruan.

Sopir dalam kondisi mengantuk ditambah bingung dengan kondisi jalur lalulintas di jembatan baru membuat truk yang meluncur dari arah barat itu kehilangan keseimbangan. Truk akhirnya terguling di tepi jalan. (mus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional