pariwisata kota probolinggo

Abu Bromo Rusak 3.360 Ha Pertanian

  Dibaca : 287 kali
Abu Bromo Rusak 3.360 Ha Pertanian
bersihkan tmp
space ads post kiri

* Erupsi Gunung Bromo Hingga Akhir Januari Belum Reda

Lahan pertanian yang rusak akibat erupsi Gunung Bromo sejak sekitar dua bulan lalu tepatnya 4 Desember 2015 terus meluas.

Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo mencatat, sedikitnya 3.360 hektare (Ha) areal pertanian rusak ringan, sedang, hingga berat akibat diguyur abu vulkanis Bromo.

ERUPSI : Gunung Bromo berdampak pada rusaknya lahan pertanian

ERUPSI : Gunung Bromo berdampak pada rusaknya lahan pertanian (gus)

Lahan seluas itu terdiri atas tanaman kubis (kol), kentang, bawang pre, jagung, tomat, dan sawi di tiga kecamatan yakni, Sukapura, Sumber, dan Lumbang.

“Data lahan pertanian yang rusak akibat semburan abu Bromo sudah kami laporkan ke Pemrov Jatim,” ujar Kepala Disperta, Mahbub Zunaidi, Jumat (29/1).

Diharapkan Pemprov Jatim meneruskan laporan itu ke pusat agar para petani segera mendapatkan bantuan. Soalnya akibat erupsi, lahan pertanian di lereng Bromo gagal panen.

Mahbub pun memerinci, lahan pertanian yang rusak. Di Kecamatan Sumber tanaman yang rusak terdiri atas, 992 Ha kentang, 82 Ha kubis, 32 Ha tomat, dan jagung 230 Ha.

Di Kecamatan Sumber, 1.210 Ha kentang, kubis 65 Ha, dan bawang pre 175 Ha. “Di Kecamatan Lumbang, tanaman yang rusak adalah, 365 hektare kentang, 32 hektare kubis, dan 115 hektare jagung,” ujarnya.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional