pariwisata kota probolinggo

Polres Probolinggo Desain Rompi Anti Peluru

  Dibaca : 526 kali
Polres Probolinggo Desain Rompi Anti Peluru
space ads post kiri

* Sukses Uji Coba Ditembak Pada Jarak 3305 Meter

Mengantisipasi ancaman serangan teroris pasca ledakan bom di Sarinah, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Polres Probolinggo Kabupaten melengkapi seragam jajaran Satlantas dengan rompi anti peluru. Satlantas setempat mendesain sendiri rompi anti peluru dengan lapisan baja lebih kuat dan tebal.

ANTI PELURU: Polres Probolinggo mendesain sendiri rompi anti peluru

ANTI PELURU: Polres Probolinggo mendesain sendiri rompi anti peluru

“Satlantas menjadi target utama dari kelompok radikal yang hendak menyerang di berbagai daerah. Karena itu anggota Satlantas yang bertugas di lapangan kami minta memakai rompi anti peluru,” ujar Kapolres Probolinggo, AKBP Iwan Setyawan, Senin (8/2).

Rompi anti peluru (Brigandine) berupa lempengan baja tanpa lengan, berlapis jaket yang dirangkai. Terdiri dari besi persegi panjang kecil atau pelat baja terpaku ke strip kulit.

Pelat baja sengaja dipilih dengan ketebalan 3 milimeter. Sedangkan nilon balistik merupakan kain standar yang digunakan untuk rompi anti peluru. “Ini sengaja dipesan khusus, dengan ketebalan nilon super khusus,” ujar Iwan.

Dikatakan rompi anti peluru ringan modern khusus dirancang melindungi organ vital pemakainya. Rompi ini untuk melindungi dari cedera yang disebabkan proyektil senjata api.

Mantan Kapolresta Probolinggo mengakui, inisiatif  merakit rompi anti peluru sendiri ini muncul pasca tragedi Bom Sarinah, Jakarta.

Sisi lain, rompi anti peluru selama ini tidak sepenuhnya aman dari dampak peluru, hanya pelindung di bagian dada dan punggung.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional