pariwisata kota probolinggo

Embat Paving Juragan, Diangkut Pakai Truk Juragan

  Dibaca : 309 kali
Embat Paving Juragan, Diangkut Pakai Truk Juragan
bersihkan tmp
space ads post kiri

* Berdalih Butuh Uang, Karyawan ‘Pagar Makan Tanaman’

Tersangka pencuri paving di pabrik paving UD Indah Karya yang berlokasi di Jl Kurma Kelurahan Kademangan Kota Probolinggo milik Devis Rincemotavolis (31) ibu rumah tangga, warga Jl Mastrip Gang Kurma Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo akhirnya ditangkap.

Suhud, tersangka pencuri paving. (sg)

Suhud, tersangka pencuri paving. (sg)

Pelakunya adalah Suhud (31) karyawan korban sendiri, alamat Jl Nangka Blok Jurang Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Trisno Nugroho, Selasa (9/2) dikonfirmasi mengatakan, korban mengetahui barangnya raib pada Jumat (5/2) setelah dihitung-hitung paving raib 1000 meter.

Sebelumnya, kata korban di dalam gudang ada sisa paving 1500 meter. Namun setelah dihitung tinggal 500 meter. Paadahal korban tidak merasa menjual.

Korban selanjutnya melapor ke Mapolres, setelah dilakukan lidik dan keterangan saksi mengarah kepada tersangka.

Selanjutnya Senin dinihari (8/2) sekira jam 02.00, tersangka ditangkap petugas di dalam gudang milik korban. Pada petugas, tersangka menyatakan mengawali aksinya sekitar jam 01.00. Caranya, dia mengambil paving di gudang pabrik milik korban yang juga tempat tersangka bekerja.

Dia dibantu Slamet warga Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo sebagai kuli angkut. Tugasnya menaikkan paving ke truk milik korban yang diparkir di pabrik. “Tanpa ijin dan sepengetahuan korban,” papar kasat.

Selanjutnya sekitar jam 03.00, tersangka menjual paving seharga Rp 30 ribu per meter. Padahal harga di pasaran Rp 50 ribu/meter. Slamet sebagai kuli angkut mendapat ongkos Rp 200 ribu.

Kepada petugas, tersangka mengaku sudah melakukan perbuatannya sebanyak 5 kali bersama Slamet sebagai kuli angkut. Setiap kali mencuri rata-rata mengambil paving sebanyak 40 meter. “Atas perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 50 juta,” terang Kasat Reskrim.

Dalam keterangannya Kasat Reskrim mengatakan, sementara barang bukti (BB) yang disita petugas sebagai alat bukti adalah 1 unit dam truk milik korban. Sedangkan BB lain berupa paving akan segera dilakukan penyitaan pada pembelinya.

“Untuk tersangka Suhud sudah kami tahan untuk diproses hukum lebih lanjut dan tersangka Slamet kabur dan sudah ditetapkan sebagai DPO,” katanya.

Kasat Reskrim menandaskan, tersangka atas perbuatannya melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara, pungkasnya.(sg)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional