pariwisata kota probolinggo

Tewas Terbelah Gergaji Mesin

  Dibaca : 1054 kali
Tewas Terbelah Gergaji Mesin
TERBELAH: KORBAN GERGAJI MESIN DI PT KTI, PROBOLINGGO. (DOL)
space ads post kiri

Kecelakaan kerja menimpa M. Yunus Abdullah (28), karyawan bagian P2 atau mesin penggergajian (shawmill) untuk balok kayu PT Kutai Timber Indonesa (KTI), Kota Probolinggo.

Bapak satu anak ini tewas dengan tubuh terbelah setelah gergaji kayu yang digerakkan dengan generator membelah tubuhnya. Bahkan sebagian tubuh korban menyangkut di beberapa bagian mesin.

korban semasa hidup

korban semasa hidup

Dugaan yang berkembang, warga Triwung Kidul RT 1/RW2, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo itu tergelincir dan masuk kamar gergaji. Dugaan lain, korban mengantuk saat sedang bertugas memotong balok kayu.

“Ndak ada yang tahu persis kejadiannya.Soalnya dia shift malam. Kemungkinan antara jam 8 sampai 9 pada Senin (8/2) malam kejadiannya,” ujar Sugeng, warga Kelurahan Sukoharjo, Kota Probolinggo, salah satu pegawai KTI.

Pantauan Memo X di kamar jenazah RSUD dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo,
tubuh korban tak utuh lagi. Bagian leher kiri ke bawah dan menyamping ke bagian selangkangan sebelah kanan terpotong. Sedangkan isi perut nyaris seluruhnya keluar.

Sampai berita ini ditulis, polisi masih mendalami kasus tersebut. Belum bisa disimpukan korban tewas akibat human error atau alasan lain. Sejumlah orang juga sedang dimintai keterangan.

“Malam itu juga kami lakukan olah TKP dan mensterilkan lokasi. Permintaan visum ke rumah sakit juga kami lakukan,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Trisno Nugroho.

Terpisah, Direktur Muda PT KTI, Sain Latif mengatakan, kecelakaan ini telah ditangani. Pihak pabrik, masih menganalisa kejadian yang berakibat hilangnya nyawa salah satu pekerjanya ini.

“Sudah kami koordinasikan dengan keluarga. Langsung setelah kejadian dan tadi pagi (Selasa, kemarin pagi). Kami sampaikan akan memenuhi semua hak-hak korban,” tegasnya.

Masih menurut Sain, bersama dengan kepolisian, pihaknya masih mencari tahu lebih lanjut insiden maut itu. “Karena seharusnya, operator mesin tidak berada di dekat pisau pemotong,” ujarnya.(dol)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional