pariwisata kota probolinggo

Ambil KIS, Bayar Rp 10 Ribu

  Dibaca : 244 kali
Ambil KIS, Bayar Rp 10 Ribu
bersihkan tmp
space ads post kiri

* Warga Sukorejo Kecewa

Kebijakan Kades Sukorejo, Kecamatan Kota Anyar, Abdul Halim mengutip uang 10 ribu rupiah dalam distribusi kartu Indonesia Sehat (KIS) berbuah kekecewaan warga.

KIS: Warga tunjukkan KIS. (mus)

KIS: Warga tunjukkan KIS. (mus)

Kepada Memo X, Kamis (11/2), Slamet Arif, warga Dusun Kemirian, Desa Sukorejo RT 05 Rw 01 kecewa dan keberatan terhadap pungutan uang dari pihak desa.

“Masak untuk ngambil KIS dipaksa bayar 10 ribu. Kalau dalam satu keluarga dapat 2 kartu KIS, terpaksa saya bayar Rp 20 ribu,” terangnya. Tidak hanya Slamet yang kecewa dengan kebijakan Kades, Marwa (70) warga desa setempat terpaksa harus gigit jari karena KIS miliknya tidak bisa ia terima.

“Saya ini janda dan tidak bekerja lagi. Hidup numpang sama anak. Masak harus bayar uang Rp 10 ribu. Tega sekali pihak desa mempersulit untuk mendapatkan KIS,” ujarnya.

Banyaknya warga yang berkeluh kesah terhadap kebijakan kades atas pengutipan uang untuk memperoleh KIS, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Sukorejo, Ahmad (33) berjanji akan memfasilitasi kesulitan warga.

“Saya akan terus memperjuangkan hak warga, dan akan membawa kasus ini ke ranah hukum,” ungkapnya. Bagi Ahmad, ia sangat kecewa dengan kebijakan sepihak kades yang mempersulit warga mendapatkan KIS.

Bahkan diakui Ahmad, istrinya sendiri bahkan harus mengganti distribusi KIS dengan membayar memakai minyak bimoli sachetan.

Sementara Ketua Rt 05 RW 01, Sugiono menyatakan tidak akan memberikan KIS jika warga tidak membayar uang 10 ribu rupiah.

“Ini kebijakan Kades, kalau nggak membayar Rp 10 ribu, KIS tidak akan saya berikan kepada warga,” ujarnya. Sementara itu, Kades Abdul Halim ketika dikonfirmasi melalui telephon selulernya berada diluar jangkauan.(mus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional