pariwisata kota probolinggo

Dispendik Toleransi Pungutan untuk SMA

  Dibaca : 136 kali
Dispendik Toleransi Pungutan untuk SMA
bersihkan tmp
space ads post kiri

* Pemerhati Pendidikan : Harusnya Siswa Merdeka Dari Pungutan

Dengan alasan keterbatasan dana, pihak sekolah biasa memungut uang dari walimurid untuk keperluan kegiatan sekolah. Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, Syamsul Huda menegaskan, pungutan uang untuk kegiatan sekolah untuk sekolah SMA sederajat masih ditoleransi.

Pungutan : Salah satu SMA di Kabupaten Probolinggo

Pungutan : Salah satu SMA di Kabupaten Probolinggo

“Selama pungutan untuk kegiatan sekolah disetujui orangtua murid, kami masih menoleransi. Tapi kalau tidak ada kesepakatan, tentu kami akan memberikan sanksi,” ujarnya, Kamis (14/1).

Disinggung pungutan serupa di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Dispendik tidak memberikan toleransi. Sehingga Syamsul berharap pengelola sekolah tidak sembarangan meminta sumbangan dari walimurid.

Terpisah, pemerhati pendidikan sekaligus Dosen Inzah, M. Qomar mengatakan, harusnya tidak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun di setiap sekolah mulai SD hingga SMA sederajat.

“Dengan banyaknya bantuan pemerintah baik fisik maupun operasional, tentunya para siswa harus merdeka dari pungutan,” ujarnya.

Qomar menambahkan, sudah saatnya pengelola sekolah memanfaatkan sarana dan prasana yang ada agar maksimal dalam pembelajaran. Untuk itu ia berharap pemerintah tidak setengah hati dalam memperbaiki dunia pendidikan.(gus/mus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional